//TIDAK BISA BLOCK //TIDAK BISA DI BLOK //MUSIK LATAR BLOG //MUSIK LATAR BLOG

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai


a) Perbandingan senilai

Perbandingan senilai terjadi apabila nilai suatu variable bertambah maka bertambah pula nilai variable yang lain.
Perbandingan senilai misalnya digunakan pada perhitungan putaran roda & jarak

Contoh: Untuk memperoleh jarak 50 meter roda berputar 150 kali. Berapa kali roda harus berputar untuk menempuh jarak 200 meter?

Logikanya, apabila jarak bertambah, maka putaran roda juga mestinya bertambah, jadi gunakan perbandingan senilai:
50 meter berbanding lurus dengan 150 kali putar, dan 200 meter berbanding lurus dengan putaran yang dicari

jadi persamaannya:
50/200 = 150/X , maka X = 600 kali


b) Perbandingan yang berbalik nilai

Perbandingan yang berbalik nilai terjadi ketika suatu nilai variable betambah, maka nilai variable yang lain malah berkurang. misalnya digunakan pada perhitungan waktu dan tenaga kerja

Contoh: Suatu pekerjaan bila diselesaikan oleh 15 orang diperlukan waktu 5 hari, maka bila dikerjakan 10 orang diperlukan waktu?

Logikanya semakin sedikit tenaga kerja, bukan berarti waktu pekerjaannya juga sedikit, melainkan waktu selesainya semakin lama (waktu bertambah, tenaga kerja berkurang) jadi gunakan perbandingan berbalik nilai:
15 orang berbanding terbalik dengan 5 hari,, dan 10 orang berbanding terbalik dengan waktu yang hendak dicari

jadi persamaannya:
15/10 = T/5  , maka T = 8 hari


2 comments:

Anonymous said...

15 orang 5 hari, 10 orang x hari

15 . 5/10 =7,5

bukan 8 jadinya

Anonymous said...

Bener 8, pembulatan dari 7,5. walau 7 hari lewat 1 menit pun tetap dihitung 8 hari karena 1 menitnya udah masuk kehari berikutnya.

Post a Comment